Makalah itu penyusun menerima dengan sepenuh hati segala kritik

MakalahTujuan Pembangunan Bersama (TPB)”Produksidan Konsumsi yang Bertanggungjawab Guna Keberlangsungan Sumber Daya dan Energi”              Disusun oleh:Rifki Hidayan                              140710170044 Universitas PadjadjaranTahun Ajaran 2017/2018KATAPENGANTARPuji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segalalimpahan rahmatnya sehingga saya bisa menyelesaikan makalah ini tepat padawaktunya walaupun dalam bentuk yang sangat sederhana.Semoga dengan dibuatnya makalah ini, pembaca dan penyusunbisa mendapatkan ilmu dan manfaat yang ada di dalamnya serta bisamengiimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Makalah ini masih banyak kekurangan, baik itu karenapenyusun yang masih kurang pengalaman, maupun kurangnya referensi yang diambilsebagai acuan informasi untuk disampaikan pada pembaca. Dan oleh karena itupenyusun menerima dengan sepenuh hati segala kritik dan saran untuk makalah iniagar untuk kedepannya bisa menghasilkan makalah yang lebih baik lagi.

    Jatinangor, Januari 2018Penyusun      DAFTARISIKATA PENGANTAR…..

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

….

….

……..

……

……

….

….

……..

……..

….

….

…..

…..

……..

……

…….

…….

1DAFTAR ISI…

……..

….

…….

…….

……..

….

…..

….

……

…..

……..

…..

….

…….

…..

…..

……..

……

……

…2BABI        PENDAHULUAN..

……..

……

….

….

….

…..

….

……..

…….

…..

…..

…….

…..

….

…..

..31.1 LatarBelakang…

……..

……

…..

……

…….

….

……

…..

…..

……..

….

……..

….

31.2 RumusanMasalah…….

…..

……..

……

……

…….

………………………………………………..31.3  Tujuan Penulisan…………………………………………………………………………………….3BABII       PEMBAHASAN…………………………………………………………………………………………42.1 DefinisiProduksi dan Konsumsi yang Bertanggungjawab…………………………..42.2 Penyebab Produksi dan Konsumsi yang Tak Bertanggungjawab………………….52.3  Solusi Permasalahan Produksi dan Konsumsi yangBertanggungjawab…………5BABIII     PENUTUP………………………………………………………………………………………………….6                   3.1 Kesimpulan……………………………………………………………………………………………6DAFTARPUSTAKA…………………………………………………………………………………………………..7         BABIPENDAHULUAN1.1  Latar belakangMakalah ini dibuat untuk memenuhi tugas TPB (TujuanPembangunan Berkelanjutan) saya selaku mahasiswa Universitas Padjadjaran.Makalah ini ditujukan untuk semua kalangan, baik itu pelaku pendidikan maupunmasyarakat awam selaku partisipan “konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab”di dunia ini.Seperti yang kita ketahui, konsumsi dan produksi tak bisaterpisahkan. Produksi menurut proses mengeluarkan hasil. Dan produksi itusendiri berhubungan erat dengan energi dan sumber daya. Dalam proses produksi,banyak sekali energi dan sumber daya yang digunakan. Akibat kebutuhan manusiayang semakin banyak dan bersamaan dengan itu, jumlah energi dan sumber dayatersebut terus berkurang akibat eksplorasi besar-besaran untuk kedua haltersebut untuk memproduksi sesuatu. Sementara konsumsi adalah kegiatan memakai ataumenggunakan hasil produksi. Makalah ini dibuat karena masih banyak pihak-pihakyang kurang bijak saat mengonsumsi sesuatu. Konsumsi yang bijak danbertanggungjawab sangat penting bagi keberlanjutan dan kerugian produksi.Konsumen yang seenaknya bisa merugikan produksi. “Seenaknya” di sini dalamartian konsumsi yang dilakukan bersifat boros dan menghambur-hamburkan energi.Berdasar point-point di atas, diperlukan suatu jalanuntuk mengatasi pemborosan energi baik itu dari segi produksi dan konsumsi. Dansalah satu caranya adalah dengan meninjau masalah dari perspektif agama.1.2  Rumusan Masalah1.     Apapengertian produksi dan konsumsi yang bertanggungjawab?2.     Apapenyebab konsumsi yang tidak bertanggungjawab terhadap keberadaan dan jumlahenergi yang ada untuk proses produksi?3.     Apasolusi untuk menghadapi masalah tersebut?1.3  Tujuan Penulisan1.     Memahamiapa yang dimaksud produksi dan konsumsi yang bertanggungjawab.2.     Mengetahuipermasalahan akibat tidak berjalannya produksi dan konsumsi yangbertanggungjawab ecara efektif.3.     Mencarijalan keluar untuk masalah yang terjadi karena produksi dan konsumsi yang takbertanggungjawab.BAB IIPEMBAHASAN2.1 Definisi Produksi dan Konsumsi yang BertanggungjawabIstilah produksiberasal dari bahasa inggris to produce yangberarti menghasilkan. Secara umum, produksi adalah kegiatan menghasilkan ataumeningkatkan nilai guna dari suatu barang dan/atau jasa. Sedangkan barang yangdihasilkan oleh proses produksi tersebut disebut produk. Dalam prosesnya,produksi dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti, teknologi pembuatan, sumberdaya manusia dan sumber daya alam serta energi untuk pengoperasian dan pengolahanalat dan bahan.Yang dimaksud dengan konsumsi adalah suatukegiatan yang bertujuan menggunakan manfaat dari barang atau jasa hasilproduksi dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup. Di kehidupan sehari-hari,manusia selalu melakukan konsumsi.  Namun, tak semua kegiatan adalah konsumsi . Untukmengetahui apakahpemakaian suatu barang termasuk kedalam konsumsi atau bukan, perlu dibedakanberdasar ciri-cirinya yaitu : Barang konsumsi memiliki manfaat, nilai, dan volume yang jika digunakan akan habis sekaligus atau berangsur-angsur. Barang konsumsi digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Barang konsumsi merupakan barang ekonomi dan diperoleh dengan pengorbanan. Sedangkan produksidan konsumsi yang bertanggungjawab bisa diartikan sebagai kegiatan produksi dankonsumsi yang dilakukan dengan memerhatikan berbagai aspek, terutamakeberlangsungan produk untuk masa mendatang. Kegiatan ini bertujuan untukmenjaga dan melestarikan lingungan alam selaku sumber daya yang digunakansebagai bahan produksi. Produksi yang bertanggungjawab memerhatikan asal produkserta efisiensi pemakaiannya dalam proses produksi. Pengambilan bahan tak bolehberlebihan dan sesuai kebutuhan, pemakaiannya haruslah menggunakan bahan secaramaksimal dan menghasilkan limbah yang sedikit serta produksi dilakukan sesuaikebutuhan konsumen. Sementara konsumsi yang bertanggungjawab memerhatikanpemakaian produk yang sesuai kebutuhan dan tidak menyia-nyiakan produk.2.2 Penyebab Produksi dan Konsumsi yang Tak BertanggungjawabDewasa ini, pemakaian produk yang terjadi akibatkesenjangan semakin tak berperikemanusiaan. Selalu terjadi pemborosan dimanapundan kapanpun. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya pengetahuan, keimanan, dankepedulian manusia antar sesama. Orang-orang zaman sekarang cenderung mengikutidan memaksa diri mereka untuk bersaing dengan orang lain dan mengikuti trendingdi masyarakat. Ini terjadi karena ego yang tinggi dan gengsi yang membuat merekatak mau dipandang rendah oleh orang lain. Akibatnya, banyak pemakaian produkyang tak diperlukan menghasilkan limbah berlebih dan malah menimbulkan sampahakibat tidak digunakannya produk berlebih tersebut.2.3 Solusi Permasalahan Produksi dan Konsumsi yang Tidak BertanggungjawabPengetahuan, keimanan dan kepedulian terhadap sesamaadalah faktor-faktor penting yang menyebabkan hal-hal seperti pemborosan.Seperti yang kita ketahui, fenomena pemborosan ini mengakibatkan peningkatanterhadap jumlah limbah yang ada di lingkungan. Sebagai contohnya, saatseseorang membeli makanan dan hanya memakannya sedikit, ia akan cenderungmembuangnya. Tentu saja makanan ini akan dianggap sampah dan menjijikan untukdimakan orang lain. Hal inilah yang mengakibatkan makanan tersebut menjadisampah karena tak dikonsumsi atau diolah kembali. Dilihat dari segi agama islam, perilaku boros merupakansebuah dosa. Hal itu juga menunjukan kalau pelaku bukanlah orang yang bersyukuratas rezeki yang di dapatnya, serta tak peduli dengan saudara-saudaranya yangkekurangan dari segi ekonomi. Dalam Al-Qur’an hal ini disebutkan di surahAl-Isra ayat 26-27 yang berbunyi : “Danjanganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemborositu adalah saudara-saudara syaitan.”Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda : “SesungguhnyaAllah meridlai tigahal bagi kalian dan murka apabila kalian melakukan tiga hal. Allah ridha jikakalian menyembah-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan(Allah ridla) jika kalian berpegang pada tali Allah seluruhnya dan kaliansaling menasehati terhadap para penguasa yang mengatur urusan kalian. Allahmurka jika kalian sibuk dengan desas-desus, banyak mengemukakan pertanyaan yangtidak berguna serta membuang-buang harta.” (HR. Muslim no.1715)Meningkatkan pengetahuan, keimanan dan kepedulian terhadap sesamamenjadi solusi paling tepat untuk mengatasi masalah keborosan ini. Usaha harusdilakukan dari segala pihak, baik pihak masyarakat maupun pihak pemerintah. Program-programpemerintah yang bersifat mengajak masyarakatnya untuk hidup hemat dan melakukanproduksi dengan bijak pada perusahaan serta kesadaran masyarakat untuk tidakboros dan saling berbagi kepada sesama yang membutuhkan bisa menjagakeberlangsungan sumber daya dan produk di masa yang akan datang. Karena sumberdaya atau energi amatlah penting untuk memproduksi barang atau jasa untukmemenuhi kebutuhan hidup manusia.BAB IIIPENUTUP3.1  KesimpulanDari poin-poin yang telah disampaikanpada bab sebelumnya, bisa ditarik kesimpulan bahwa produksi dan konsumsi yangbermanfaat bermakna sebagai suatu aktifitas atau kegiatan produksi dan konsumsiyang dilakukan sesuai kebutuhan dan memerhatikan keberlanjutan sumber daya yangada untuk masa mendatang.                                     DAFTAR PUSTAKASitumorang, Alam. (2008). EkonomiJilid I untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta : ESISN, Sora. (2016January 18). Pengertian Konsumsi danTujuannya Dalam Ekonomi. Retrieved from http://www.pengertianku.net/2016/01/pengertian-konsumsi-dan-tujuannya.htmlTausikal,Muhammad Abduh. (2011 June 22). HidupBoros Temannya Setan.Retrieved from : https://rumaysho.com/1813-hidup-boros-temannya-setan.html