BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini teknologi

BAB I

PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

1.1        
Latar Belakang

Saat
ini
teknologi metal forming sangat berkembang salah satunya
adalah teknologi Deep Drawing,Deep drawimg
 merupakan proses pengerjaan logam
yang digunakan
untuk membentuk lembaran plat menjadi bentuk seperti
mangkuk, panel mobil, panci
dan lain-lain. Pembentukannya dengan melakukan penekanan terhadap bagian tengah dari bakalan (Blank)
dengan sebuah penekan (punch) diteruskan kedalam
rongga cetakan (dies) sampai terjadi aliran material
masuk kedalam cetakan. Sama seperti halnya proses permesinan yang lainnya
pada proses deep drawing juga
tidak terlepas dari
cacat produk,banyak faktor
yang akan mempengaruhi cacat produk pada
proses pengerjaan deep drawing seperti
patahan (fracture), kerutan (wrinkle),
peregangan stretching) dan perbedaan ketebalan
(thickness variation). (P.C.
Sharma 2001).

Dalam
proses deep drawing secara garis besar dibagi menjadi dua yaitu cold deep
drawing dan hot deep drawing. Peralatan yang digunakan dalam proses
deep drawing disebut
dengan drawing tool
yang terdiri dari dua bagian pokok, yaitu drawing punch dan die drawing (drawing ring).
Sebelum melakukan proses deep drawing tentunya diperlukan analisa produk dengan
menggunakan bantuan software. Dari produk ini nantinya dibuatkan dies yang
dibagi menjadi dua yaitu drawing punch dan die drawing.

Dalam
penelitian (Sudi Winarso,2013)yang meneliti tentang simulasi proses deep drawing terhadap material stainless steel 304 dengan ketebalan 1mm
terjadi kerutan dibagian flange atau
bagian pelat yang berhadapan dengan blank
holder dan juga dibagian dinding material.egangan maksimum yang didapatkan
pada stainless 304 adalah sebesar
6,637E+08 Pa, gaya penekanan yang terjadi pada material tersebut adalah sebesar
409,56 MPa, Ultimate Tensile Strength
sebesar 550,25 MPa, Effective stress
sebesar 282,12 MPa, Maximum Shear stress
sebesar 141,06 MPa, Hydrostatic stress
sebesar 94,04 MPa, Deviatoric or Reduced
Component of stress sebesar 188,08 MPa dan Tension Sebesar 284,79 MPa. Penelitian ini masih ada kekurangan
dimana Simulasi tidak maksimal, dengan ditemukannya friction Coefficient dan Clearence
yang belum memenuhi standart.

(Najmedin
A, 2013) meneliti tentang Thoritical and
experimental analysis of deep drawing cylindrical cup, dengan menganalisa
perhitungan ketangkasan radial, lingkaran, ketebalan dan equivalent strains pada cup
drawing. analisis ini berguna untuk memprediksi variasi ketebalan produk
sebelum proses actual drawing. Analisis
ini dapat digunakan untuk memperkirakan ketebalan kritis yang dapat mengakibatkan
kegagalan produk dan juga untuk menetapkan kejenuhan minimum antara die drawing dan punch drawing untuk
proses penyetelan konsekuen.

 

1.2        
Rumusan
Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah
diuraikan diatas, maka diambil beberapa permasalahan,
sebagai berikut:

1.       
Bagaimana mengembangkan sebuah model analisis deep drawing dengan menggunakan software metal forming ?

2.       
Bagaimana merancang
sebuah cetakan produk
menggunakan analisa
software
metal forming
?

3.       
Bagaimana menemukan bagian-bagian yang
riskan crack produk dengan
menggunakan software metalforming?

 

1.3        
Batasan Masalah

Batasan masalah ini dibuat agar
pembahasan pada penelitian ini tidak meluas (diluar topik penelitian) dan agar
tidak terjadi pembahasan yang searah, sehingga tetap fokus pada masalah yang
dibahas. Maka pembahasan dari penelitian ini ditetapkan pada drawing punch dan die drawing.

1.4        
Tujuan Penelitian

1.       
Untuk
Mengetahui pengembangan sebuah model analisis deep drawing dengan menggunaan software metal forming.

2.       
Untuk
mengetahui perancangan sebuah cetakan produk menggunakan software metal forming.

3.       
Untuk menemukan
bagian-bagian yang riskan crack produk
dengan menggunakan software metal forming.

1.5        
Manfaat Penelitian

1.       
Dapat memberikan informasi kepada dunia
industry yang bergerak pada bidang pembentukan (metal forming) tentang
pengembangan sebuah model analisis deep drawing dengan menggunakan software metalforming.

2.       
Dapat memberi kontribusi pada pendidikan
berupa informasi dari hasil penelitian yang dapat dijadikan bahan rujukan untuk
acuan penelitian selanjutnya dengan tema yang sama.

1.6        
Sistematika
Penulisan

Penulisan proposal skripsi
ini dibagi menjadi tiga bagian meliputi bagian awal, bagian isi, dan bagian
akhir. Adapun sistematika penulisan proposal skripsi ini adalah sebagai berikut
:

 1. BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam bagian
ini menuliskan bagaimana penjelasan tentang fenomena umum yang biasanya terjadi
dan kemudian mengerucut dan mengarah pada permasalahan yang akan diuji atau
diteliti.

1.2 Rumusan Masalah

Dalam bagian
rumusan masalah memuat tentang penjelasan tentang bagaimana perumusan masalah
yang akan diuji atau diteliti. Permasalahan yang akan dijelaskan pada latar
belakang permasalahan dirumuskan kembali secara tegas dan jelas dalam bentuk
kisi-kisi yang rinci.

1.3 Batasan Masalah

Bagian ini termuat tentang penjelasan apa saja batasan-batasan masalahan
dengan asumsi-asumsi yang digunakan dalam dasar teori untuk melaksanakan
penelitian sehingga tidak merambat dan melebar pembahasannya.

1.4 Tujuan

Dalam bagian ini menjelaskan tentang bagaimana tujuan utama dalam
kegiatan penelitian yang akan dilakukan. Tujuan tersebut harus dapat dikaitkan
secara langsung dengan judul dan latar belakang permasalahan penelitian.

1.5 Manfaat

Dalam bagian ini termuat bagaimana penjelasan tentang manfaat ataupun
kontribusi ilmiah mengenai ilmu pengetahuan yang dapat diperoleh dari hasil
pengujian penelitian tersebut.

1.6 Sistematika Penulisan

Bagian ini akan memuat tentang penjelasan dalam sistematika penulisan
yang akan digunakan dalam penelitiantersebut dan menjelaskan bagaimana metode
penelitian yang digunakan didalam setiap bagian dari bagan-bagannya.

2. BAB II TINJAUAN PUSTAKA

            Dalam bagian tinjauan pustaka ini
akan memuat tentang bagaimana teori, penemuan terdahulu, dan bahan-bahan
penelitian dalam karya ilimiah sebelumnya yang diperoleh dari berbagai macam
referensi sehingga dapat dijadikan dasar teori untuk melakukan penelitian yang
akan diusulkan. Dasar teori merupakan seluruh teori yang melatarbelakangi
penelitian dan juga digunakan sebagai pedoman untuk melakukan pengujian.

3. BAB III METODE PENELITIAN

Dalam bagian ini diuraikan bagaimana memilih desain, metode, atau
pendekatan yang akan digunakan dalam menjawab permasalahan penelitian atau
studi untuk mencapai tujuan penelitian, serta tertuliskan tahapan penelitian
secara terperinci, singkat dan jelas.

4. BAB IV DAFTAR PUSTAKA

Dalam bagian ini akan menjelaskan secara terperinci apa saja daftar
pustaka merupakan referensi dari semua jenis referensi seperti jurnal, artikel, disertasi,buku, tugas
akhir, dan karya ilmiah lain yang telah dikutip dalam penulisan proposal
penelitian tersebut.

x

Hi!
I'm Neil!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out